Panduan Lengkap Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION) Cat 777
Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION)
Program perawatan mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION) adalah serangkaian tindakan yang di rencakan dan dilakukan secara berkala untuk menjaga kinerja mesin agar tetap optimal, mungurangi resiko kerusakan serta memperpanjang umur mesin.
Manfaat Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION)
- Mencegah kerusakan mendadak
- Mungurangi biaya perawatan yang besar
- Memperpanjang umur mesin
- Meningkatkan efisisensi produksi
- Menjaga kualitas hasil produksi
Panduan Lengkap Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION) Cat 777
Berikut saya buatkan artikel paduan lengkap program perawatan mesin.
Dalam Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION) terdapat beberapa kategori yakni Electric System, Engine, Performance Test, Hydaulic System. Power Train, Power Train, dan Steering system. Untuk melakukan pengecekan kita bisa mulai dari sesuai urutan yang tertera di formnya.
Electrical System
Engine
Pengecekan Perforama engine dapat dilakukan dengan dua cara yakni di lihat langsung dari monitor unti atau menggunakan ET Tools. Yang termasuk subjek pengecekan Engine Yakni
Engine
Cooling system
Engine Coolant Temp: Max 98 ± 8 DEG C
Fuel system
-
Fuel pressure at cranking speed (100 to 135 rpm): Max 72 Psi
-
Fuel pressure at low idle (700 to 900 rpm): 72 - 101 Psi
-
Fuel pressure at high idle (1800 to 2000 rpm): 87 - 131 Psi
Lubricating system
-
Engine oil pressure at Low Idle: Min 20 Psi
-
Engine oil pressure at high idle: Min 40 Max 90 Psi
Basic Engine
-
Engine Speed at Low Idle: 690 - 730 Rpm
-
Engine Speed at High Idle: 2000 ± 30 Rpm
-
Torque Converter stall Test Engine RPM: 1525 - 1655 Rpm
Air Inlet and Exhaust System
-
Torque Converter stall Test Boost Pressure (1): 21 ± 4 Psi
-
Torque Converter stall Test Boost Pressure (2): 21 ± 4 Psi
Hydraulic System
Hydraulic System
Relief Valve (Hoist Dual Stage)
-
Relief Valve Test (High Pressure) Engine at High Idle, Dump Body Fully RAISED: 2750 to 2825 Psi
-
Relief Valve Test (Low Pressure) Engine at High Idle, Hoist Control lever in the LOWER position: 500 ± 51 Psi
Relief Valve (Brake Oil Cooler)
-
Brake Cooler Relief Valve Pressure at Low Idle (Snub position): Max 250 Psi
Service Brake Application Test
-
Oil Pressure at the Rear Slack Adjuster RH with Service brake Applied (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): 760 ± 90 Psi
-
Oil Pressure at the Rear Slack Adjuster LH with Service brake Applied (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): 760 ± 90 Psi
-
Oil Pressure at the Rear Slack Adjuster LH with Service brake Release (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): Max 20 Psi
-
Oil Pressure at the Rear Slack Adjuster RH with Service brake Release (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): Max 20 Psi
-
Front brake pressure oil RH cooled disc brakes with service brake applied (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): 1180 ± 100 Psi
-
Front brake pressure oil LH cooled disc brakes with service brake applied (Ret Control Lever in OFF, T/M lever NEUTRAL Position at LOW IDLE): 1180 ± 100 Psi
Manual Retarder Application Test
-
Oil pressure at Rear Slack Adjuster RH (Ret Control Lever In On position Low Idle): 620 - 820 Psi
-
Oil pressure at Rear Slack Adjuster LH (Ret Control Lever In On position Low Idle): 620 - 820 Psi
Power Train
Pengecekan power train sangat di perlukan agar pressure T/M sama dengan rancangan pabrik.
Relief Valve (T/C Inlet)
-
T/C Inlet Pressure at Stall RPM: 131 - 10 psi
Relief Valve (T/C Outlet)
-
T/C Outlet Pressure at Stall RPM: 55 to 75 psi
Torque Converter Lock Up Pressure
-
T/C lockup pressure using ET Tool (Clutch Engagement Calibration)
Transmission Lubrication Oil Pressure
-
Transmission Lube Relief Valve Pressure di posisi NEUTRAL-1 pada Low Idle
-
Transmission Lube Relief Valve Pressure di posisi NEUTRAL-1 pada Low Idle
(Teks pada baris kedua tampak sama seperti baris pertama di gambar.)
Transmission Oil Pressure
-
Transmission Main Relief at Low Idle
-
Transmission Main Relief at High Idle
-
Transmission Clutch 1 at Low Idle
-
Transmission Clutch 1 at High Idle
-
Transmission Clutch 2 at Low Idle
-
Transmission Clutch 3 at High Idle
-
Transmission Clutch 4 at Low Idle
-
Transmission Clutch 6 at Low Idle
-
Transmission Clutch 7 at High Idle
Kesimpulan
Program Perawatan Mesin (Technical Analysis Inspection) merupakan rangkaian tindakan terjadwal yang dilakukan secara berkala untuk memastikan kinerja mesin tetap optimal, mencegah kerusakan mendadak, dan memperpanjang umur peralatan. Dengan melakukan inspeksi menyeluruh pada berbagai sistem—mulai dari Electrical System, Engine, Hydraulic System, hingga Power Train dan Steering System—operator dapat:
-
Mencegah Kerusakan Mendadak: Identifikasi dini masalah potensial sehingga dapat segera dilakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah.
-
Mengurangi Biaya Perawatan: Dengan perawatan rutin, potensi biaya besar akibat kerusakan mendadak dapat diminimalisir.
-
Memperpanjang Umur Mesin: Perawatan yang tepat akan menjaga mesin agar beroperasi dalam kondisi optimal lebih lama.
-
Meningkatkan Efisiensi Produksi: Mesin yang terawat dengan baik bekerja lebih efisien, sehingga kualitas dan kuantitas produksi dapat terjaga.
Panduan ini memberikan instruksi langkah demi langkah, sesuai dengan urutan pengecekan yang tertulis di form, serta menggunakan alat bantu seperti ET Tools untuk pengukuran performa mesin secara akurat. Penggunaan metode pemeriksaan yang sistematis dan terpadu diharapkan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perawatan mesin.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa itu Program Perawatan Mesin (Technical Analysis Inspection)?
Program Perawatan Mesin adalah serangkaian kegiatan inspeksi dan analisis teknis yang dilakukan secara berkala untuk menjaga kinerja mesin, mencegah kerusakan, dan memperpanjang umur mesin.
2. Apa manfaat utama dari program ini?
Manfaat utamanya meliputi pencegahan kerusakan mendadak, pengurangan biaya perawatan yang besar, peningkatan umur mesin, peningkatan efisiensi produksi, dan menjaga kualitas hasil produksi.
3. Apa saja kategori inspeksi dalam program ini?
Kategori inspeksi yang dilakukan mencakup:
-
Electrical System
-
Engine (termasuk Cooling, Fuel, Lubricating, Basic Engine, dan Air Inlet/Exhaust System)
-
Hydraulic System
-
Power Train
-
Steering System
4. Bagaimana cara pengecekan pada masing-masing sistem dilakukan?
Pengecekan dilakukan dengan mengikuti urutan yang tertera pada form inspeksi. Misalnya, untuk Electrical System dapat dilakukan pengecekan baterai dengan menggunakan monitor panel atau baterai tester; untuk Engine, pengukuran bisa dilakukan melalui pengamatan langsung dari monitor unit atau menggunakan ET Tools.
5. Apa peran ET Tools dalam program ini?
ET Tools digunakan untuk membantu mengukur performa mesin secara akurat, terutama pada komponen seperti Engine dan Transmission, sehingga data yang diperoleh dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan kalibrasi dan perbaikan.
6. Bagaimana prosedur pengecekan pada Transmission dan Power Train?
Pengecekan dilakukan dengan mengukur tekanan dan performa komponen seperti Transmission Main Relief, Transmission Clutch (1, 2, 3, 4, 6, dan 7), serta tekanan pada T/C Inlet dan Outlet. Pengukuran untuk beberapa clutch dilakukan bersamaan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan standar pabrik.
7. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan inspeksi mesin?
Inspeksi sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal perawatan yang telah ditentukan oleh pabrik atau berdasarkan penggunaan mesin, sehingga dapat mendeteksi dini adanya ketidaksesuaian performa.
Kunjungi Youtube : Ontran Garage untuk melihat video tutorial Program Perawatan Mesin (TECHNICAL ANALYSIS INSPECTION) Cat 777
Posting Komentar